Share Button
  1. memperluas dan mengembangkan hubungan kerjasama disektor pertanian dengan Pemerintah Republik Indonesia dan Swasta Italia, dengan lembaga-lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Organisasi Internasional Non PBB yang bermarkas besar di Italia serta Pemerintah dan Swasta di negara-negara observasinya.
  2. Mengamati dan menganalisis pemasaran pasar dan harga hasil-hasil pertanian Indonesia di Italia dan negara-negara observasinya secara seksama dan melaporkan secara teratur sekali dalam 3(tiga) bulan kepada pimpinan Departemen Pertanian.
  3. Memonitor perkembangan keadaan pangan dan pertanian dunia melalui lembaga- lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa di sektor pangan dan pertanian yang berpusat di Italia dan melaporkan secara teratur kepada pimpinan Departemen Pertanian.
  4. Mengambil manfaat yang sebesar-besarnya atas keanggotaan Pemerintah Indonesia dalam lembaga-lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa disektor pangan dan pertanian (FAO, WFC, WFP, IFAD, lain-lain) bagi kepentingan nasional Indonesia umumnya dan kepentingan pembangunan pertanian Indonesia khususnya.
  5. Melakukan usaha-usaha untuk meningkatkan ekspor hasil-hasil pertanian Indonesia termasuk menganalisis kemungkinan diversifikasi produk-produk pertanian yang diekspor dan negara tujuan ekpor dalam rangka meningkatkan penerimaan devisa luar negeri bagi indonesia.
  6. Memonitor perkembangan WTO serta arus globalisasi khususnya yang berkaitan dengan pertanian guna mengambil manfaat yang sebesar-besarnya bagi kepentingan Indonesia.
  7. Berusaha meningkatkan perolehan bantuan teknik dan bantuan proyek dari Pemerintah dan swasta italia serta pemerintah dan swasta di negara –negara observasinya termasuk fellowship di sektor pertanian, kunjungan persahabatan, serta alih teknologi dalam upaya meningkatkan pembangunan pertanian di Indonesia.
  8. Berusaha meningkatkan bantuan teknik dari FAO, bantuan pangan dari WFP dan bantuan untuk menstabilkan persediaan dan harga pangan serta komoditas pertanian Indonesia yang diekspor guna meningkatkan devisa luar negeri Indonesia.
  9. Mempromosikan penanaman modal di bidang pertanian untuk menarik sebanyak mungkin pengusaha italia dan pengusaha di negara-negara observasinya untuk menanamkan modalnya di Indonesia.
  10. Secara aktif mempersiapkan bahan dan membantu kelancaran tugas –tugas Delegasi Republik Indonesia yang diutus dari Jakarta serta menghadiri sidang- sidang internasional di sektor pertanian dan pangan yang diselenggarakan di Roma, Italia dan negara-negara observasinya dengan memperhatikan petunjuk dari Pemerintah Pusat serta memperjuangkan kepentingan nasional Indonesia khusunya dan kepentingan negara berkembang umumnya.
  11. Turut membantu memperlancar penyelesaian masalah yang dihadapi oleh pemerintah dan swasta Indonesia dengan negara yang bersangkutan serta membantu memperlancar kunjungan para pejabat Indonesia khususnya Departemen Pertanian ke Roma, Italia dan negara-negara observasinya.
  12. Mengumpulkan peraturan perundang-undangan, informasi dan memantau kebijakan yang menyangkut sektor pertanian dari lembaga-lembaga internasional, Pemerintah Italia serta Pemerintah di negara-negara observasinya dan menyampaikan kepada pimpinan Departemen Pertanian.
  13. Memberikan keterangan secara umum mengenai pembangunan pertanian di Indonesia kepada Pemerintah dan dunia usaha swasta italia dan Pemerintah serta swasta di negara-negara observasinya.
  14. Sewaktu-waktu melaporkan kepada Perwakilan Republik Indonesia untuk Pemerintah Italia terutama apabila terdapat masalah pertanian tertentu yang dikaitkan dengan masalah politik luar negeri Republik Indonesia.
  15. Menyampaikan laporan secara periodik, disamping laporan kepada Menteri Pertanian, Menteri Luar Negeri dengan tembusan kepada Sekretaris Jenderal/Direktorat Jenderal/Badan dilingkungan Departemen Pertanian terkait apabila dipandang perlu.
  16. Memberikan informasi dan saran kepada Duta Besar dan pejabat-pejabat Keduataan Besar Republik Indonesia lainnya tentang kebijakan dan program pembangunan pertanian di Indonesia dan masalah-masalah lain yang menyangkut pertanian.
  17. Menjalankan tugas-tugas khusus yang diberikan oleh Menteri Pertanian dan melaksanakan tugas-tugas lain yang belum tertampung didalam butir-butir tersebut diatas, dengan terlebih dahulu meminta petunjuk dan pengarahan dari Kepala Perwakilan Republik Indonesia untuk Pemerintah Italia yang ditujukan untuk kepentingan nasional Indonesia.
Komentar Facebook

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*